Toptube Video Search Engine



Title:Karya Tari "METAMORFOSA" - Bathara Saverigadi
Duration:01:00:02
Viewed:9,007
Published:29-04-2021
Source:Youtube

Metamorfosa berangkat dari persoalan personal tentang pertanyaan bagaimana menjadi penari yang ideal. Memahami ulang bekal teknik kepenarian yaitu Wiraga, Wirama, Wirasa yang menjadi indikator dalam mengukur keberhasilan seorang penari menampilkan sebuah pesan yang dibutuhkan dari sebuah karya. Mempertemukan koreografer dan penari dengan bekal pengalaman, masalah, dan tujuan hidup yang berbeda-beda, untuk bernegosiasi meramu sebuah sajian karya tari. Karya ini menampilkan proses bagaimana masing – masing merespon kesepakatan maupun spontanitas yang terjadi diatas pentas. Berbekal pengalaman estetik yang pernah dialami para penari dan koreografer dalam perjalanan tubuhnya masing-masing, karya ini berusaha mempertanyakan kembali tentang seberapa pentingnya untuk terus mengalami perubahan selama masih berproses. Karya ini merupakan project tugas akhir mahasiswa London School of Public Relation Jakarta yang juga merupakan koreografer peraih muri tahun 2013 dan penghargaan anugerah kebudayaan dari Mendikbud tahun 2015. Bathara Saverigadi Dewandoro, kelahiran Bantul Yogyakarta tahun 1997 lewat karya ini ingin bercerita tentang perjalanan tubuhnya sebagai penari dalam memahami aspek kepenarian (teknik menari). Melalui karya ini juga Bathara ingin mengajak penonton berefleksi tentang pengalaman selama belajar memahami sesuatu. Proses latihan telah dijalani selama 11 kali pertemuan dengan durasi latihan permasing-masing 3- 6 Jam. Penari dalam karya ini Yani Wulandari (38 th), Chikal Mutiara Diar (22 tahun), Bathari Putri Surya Dewi (20 th), Saida Adiningtya Putri (18th) , Aisyah Nuraini Iqroina (15 th), Raihan Kamil (18 th), Dhanurwenda Kintaka Hastra (17 th), Abdul Malik Siregar (19 th), Gentur Duta Pratama (12 th) . Penata Rias busana dari karya ini adalah Denta Sepdwiansyah Pinandito mahasiswa ISI Yogyakarta jurusan tari. Music dari karya ini digarap oleh Bagaskoro Putro Dewandoro yang merupakan kakak dari Bathara yang juga telah banyak melahirkan karya – karya music tari untuk perlombaan dan ujian mahasiswa. Pemilihan penari dipilih berdasarkan pertimbangan fisik, pengalaman berkesenian, pengalaman bekerjasama dengan koreografer, dan keunikan yang dimiliki masing – masing penari. Karya ini dipergelarkan tanggal 9 april 2021 pukul 19.00 WIB berlokasi di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah dengan tetap mematuhi protocol kesehatan. Alasan dipilihnya lokasi pergelaran adalah karena tempat ini memiliki nilai historis bagi koreografer. Dari tempat inilah ia banyak belajar bagaimana menjadi penari yang selalu tampil maksimal. Dari tempat ini juga ia membawa salah satu bekal yang cukup kuat untuk menjadi seorang koreografer yaitu bagaimana mengatur pola lantai penari. Ilmu itu didapatkan dari pengalamannya melihat sang guru Heri Suprayitno dalam mengelola pola lantai penari disetiap tarian. Melalui karya ini juga koreografer ingin menyampaikan tentang bagaimana kita sebagai manusia tidak lupa dari mana kita berasal. Seperti prinsip kejawen yang selalu diingatkan kedua orang tuanya Suryandoro dan Dewi Sulastri yang merupakan pasangan suami istri pendiri Yayasan Swargaloka, yaitu “ Sangkan Paraning Dumadi” artinya Dari mana manusia berasal dan akan kemana ia akan kembali." Bathara selalu diingatkan untuk tidak melupakan orang – orang yang telah berjasa dalam perjalanan karirnya hingga saat ini.



SHARE TO YOUR FRIENDS


Download Server 1


DOWNLOAD MP4

Download Server 2


DOWNLOAD MP4

Alternative Download :